Cara Ampuh untuk Membasmi Ulat Bulu!

Minggu, 23 Desember 2018

Ulat adalah larva ngengat dan kupu-kupu. Ada beberapa jenis ulat yang berbeda dan juga terdapat banyak cara berbeda untuk mencegahnya. Jika Anda ingin membasmi ulat, Anda harus tahu jenis ulat apa yang Anda hadapi. Anda bisa mengenal cara pembasmian yang tepat jika Anda mengetahui Apa Itu Ulat dan Berbagai Fakta Menarik Tentangnya.

Ulat dapat menghancurkan bunga, tanaman sayuran atau semak Anda hanya dalam beberapa hari, tetapi banyak orang memilih untuk tidak menyemprot tanaman mereka dengan bahan kimia beracun untuk melindungi tanaman yang ada.

Alih-alih ingin membersihkan ulat, tidak ada gunanya berpikir tentang cara menyingkirkan ulat sebelum Anda tahu apa yang Anda hadapi.

Anda bisa mencoba cara alternatif untuk mengendalikan ulat dan bonusnya juga dapat menghilangkan hama menganggu yang lain. Anda mungkin juga ingin mencoba pembasmian rumahan tertentu dan produk alami yang efektif dan tidak berbahaya bagi manusia.


Cara Membasmi Ulat

Ketika Anda berencana untuk membasmi ulat dan ingin menjaga kebun Anda agar tetap se-organik mungkin, Anda harus menemukan cara untuk membasmi ulat yang hidup dan berkembang di wilayah itu.

Misalnya, Anda dapat mengambil kardus dan meletakkannya di sekitar pangkal semua tanaman Anda. Cara ini membutuhkan waktu dan tidak ada yang benar-benar tahu apakah ulat akan pergi sepenuhnya atau tidak, tetapi cara ini bisa saja berhasil.

Promo: diskon 100 ribu untuk jasa kebersihan All in One, klik disini!

Beberapa orang menghabiskan waktu pembasmian dengan mengambil ulat satu-persatu dari kebun mereka, tetapi ini agak tidak efisien karena Anda bisa membuang waktu percuma untuk mengambil 20 ulat dari satu tanaman Anda selama seharian penuh dan hari selanjutnya Anda menemukan 20 ekor ulat lagi.

Jika semua cara gagal, Anda bisa menggunakan Bacillus thuringiensis, yang merupakan bakteri tanah alami yang dapat Anda sebarkan di kebun yang Anda miliki. Bakteri ini tidak beracun bagi manusia dan hewan, tetapi bisa membuat ulat menjauh atau mati.

Jika Anda dapat menemukan dan membasmi ulat dari tanaman Anda, Anda bisa selangkah lebih maju dengan memiliki tanaman yang sehat. Ulat adalah tahap larva yang berasal dari kupu-kupu dan ngengat. Setelah kawin, kupu-kupu dan ngengat bertelur di tanaman inangnya, seringkali di bagian bawah daun.

Jika Anda memeriksa tanaman setiap hari dan melihat ulat bulu. Segera periksa tanaman lebih mendalam untuk mencari telur atau ulat lainnya.

Buang semua ulat dan telur yang Anda lihat atau masukkan ke dalam ember berisi air sabun. Hilangkan semua telur atau ambil seluruh daun yang ditempeli telur. Ulangi proses ini setiap hari. Anda juga perlu mengetahui 9 Cara Tepat untuk Membasmi Hama dengan Bahan Alami agar tanaman Anda terbebas dari gangguan hama apapun.


Cara Melindungi Tanaman Dari Ulat

Kain penghalang serangga secara efektif melindungi tanaman dari ulat. Meskipun tanaman indah anda jadi tertutup kain, cara ini dapat menyelamatkan banyak tanaman sayuran dari serangan ulat bulu.

Baca juga: Cara membasmi tanaman liar dirumah anda

Agar efektif, kain harus dipasang di tanaman sebelum serangga meletakkan telur mereka atau Anda hanya akan melindungi larva yang sedang berkembang dari pemangsa alami mereka dengan menutupnya menggunakan kain tadi.

Gunakan tusuk bambu pendek ke tanah di sekitar sayuran dan tutupi bagian atas dengan pot tanaman plastik kecil untuk mencegah kain tersangkut di tiang.

Gantungkan kain di atas tiang dan tancapkan erat-erat ke tanah dengan batu bata atau batu berat. Metode ini tidak cocok untuk tanaman yang membutuhkan penyerbukan, seperti tomat (Lycopersicon esculentum).


Memanfaatkan Serangga dan Hewan yang Menguntungkan

Meskipun proses ini menghabiskan waktu yang lebih lambat daripada menyemprot atau menggunakan produk pembasmi, membawa dan memanfaatkan sejumlah satwa liar untuk membasmi ulat dan telur serangga adalah salah satu strategi jangka panjang yang efektif.

Beberapa serangga yang menguntungkan yang memangsa ulat pemakan daun yaitu tawon chalcid, brachonid dan ichneumon. Jangan khawatir, ini bukan jenis tawon yang akan menyengat manusia kok. Anda dapat mengundang mereka ke kebun dengan menanam tanaman seperti wortel (Daucus carota var. Sativus) dan peterseli (Petroselinum crispum), lalu membiarkannya berbunga.

Anda juga bisa mengundang burung pemakan ulat, seperti chickadees, nuthatches, orioles dan warblers dengan memasang birdbath atau air mancur. Setelah itu tinggalkan area taman Anda agar sedikit tumbuh dengan liar untuk menyediakan tempat bersarang bagi burung-burung itu.


Pembersihan Tanaman untuk Mencegah Ulat

Hamparan luas tanaman seakan menjadi prasmanan makanan bagi kupu-kupu atau ngengat yang mencari makan untuk anak-anaknya. Untuk mencegah dan membuat bingung serangga terbang yang merusak tanaman sayuran Anda, hindari menanam tanaman dalam keluarga yang sama, di tempat yang sama setiap tahunnya. Buat barisan tanaman yang selang seling (zig-zag), dan rotasi jenis tanamannya setiap kali Anda ingin memanennya.


Gunakan Pestisida Alami

Anda dapat memakai pestisida alami untuk mengendalikan ulat seperti minyak nimba dan semprotan bakteri. Biji pohon nimba adalah insektisida alami, dan pestisida berbahan dasar nimba biasanya dibuat dari ekstrak biji nimba.

Banyak produk pestisida yang terkonsentrasi, dan Anda harus mencairkannya sebelum digunakan. Misalnya, satu sendok makan produk minyak nimba yang biasa digunakan harus diencerkan dengan setengah galon air.

Anda juga bisa menggunakan semprotan bakteri yang menyerang hama tetapi tidak berbahaya bagi manusia. Untuk mengontrol dan membasmi ulat, gunakan produk semprotan bakteri yang mengandung Bacillus thuringiensis var. kurstaki.

Tingkat pengenceran untuk produk yang mengandung bakteri dapat bervariasi sesuai dengan tanaman yang Anda ingin bersihkan. Selalu bacalah dengan cermat dan ikuti arahan pada label yang tertera di produk yang Anda pilih untuk mencampur dan mengaplikasikan pestisida alami ini. Minyak nimba juga bisa beracun bagi lebah, jadi Anda dapat menyemprotkan pestisida ini setelah senja ketika lebah tidak lagi keluar.