9 Cara Tepat untuk Membasmi Hama dengan Bahan Alami

Sabtu, 05 Januari 2019

Memelihara tanaman memaang merupakan hal yang menyenangkan. Apalagi dengan berbagai jenis dan bentuknya yang membuat pekarangan serta rumah Anda semakin enak dipandang mata.

Namun ada satu hal yang selalu mengganggu kesegaran dan keindahan tanaman Anda ini. Ya, hama! Sebenarnya apa sih hama itu?

Hama adalah hewan atau tumbuhan yang merugikan manusia atau masalah pada manusia termasuk untuk urusan tanaman, ternak, dan kehutanan. Istilah ini juga digunakan untuk organisme yang menyebabkan gangguan dan kerusakan di rumah.

Hama juga bisa diidentifikasikan sebagai penyakit atau epidemi yang mematikan, khususnya wabah. Dalam arti luasnya, hama adalah perusak dalam banyak industri kemanusiaan. Hama juga seringkali merusak tanaman Anda dan menghancurkannya.

Dengan bentuknya yang tidak terlihat, hama dapat dengan mudahnya menggerogoti tanaman Anda. Tak ingin hal ini berlangsung terus menerus dan menghilangkan semua tanaman yang ada dirumah Anda kan?

Maka dari itu langsung saja simak bagaimana caranya membasmi hama dengan bahan natural nan alami yang banyak tersedia di rumah Anda. Dijamin perusak ini akan langsung hilang dan tak akan kembali lagi!


1. Semprotan Bawang Putih

Bawang putih terkenal karena aromanya yang menyengat, yang lezat bagi sebagian orang dan aroma kuat inilah yang berperan ketika digunakan sebagai insektisida alami.

Bahan-bahan dapur umum ini dapat digunakan untuk mengusir atau bahkan melumpuhkan, serangan hama di kebun. 

Untuk membuat semprotan bawang putih, ambil 2 umbi bawang putih utuh (bukan hanya 2 siung) dan haluskan dalam blender atau food processor dengan sedikit air.

Biarkan campuran itu dalam semalam, lalu saring ke dalam stoples liter, tambahkan 1/2 cangkir minyak sayur (opsional), 1 sendok teh sabun cair ringan, dan cukup air untuk mengisi stoples. 

Jika Anda ingin menggunakan insektisida buatan rumah ini, gunakan 1 cangkir campuran bahan tadi dengan 1 liter air dan semprotkan dengan bebas pada tanaman yang terinfeksi hama.

Promo: diskon 100 ribu untuk jasa kebersihan All in One, klik disini!


2. Insektisida dari Minyak

Insektisida buatan sendiri yang terbuat dari minyak nabati yang dicampur dengan sabun ringan (seperti sabun pencuci piring) dapat berdampak buruk pada hama tertentu, seperti kutu daun, tungau, ulat bulu, dll.

Untuk membuat semprotan insektisida dari minyak, campur 1 cangkir minyak sayur dengan 1 sendok makan sabun (tutup dan kocok sampai tercampur), dan ketika siap digunakan, tambahkan 2 sendok teh campuran semprotan minyak tadi dengan 1 liter air, kocok merata, dan semprotkan langsung pada permukaan tanaman yang sedang dipengaruhi oleh hama.

Minyak dapat melapisi tubuh serangga yang secara efektif membunuh mereka, karena menghalangi pori-pori pernafasan yang biasa digunakan untuk menghirup udara.


3. Semprotan Sabun Anti Hama

Pestisida buatan sendiri yang sangat mirip dengan semprotan minyak adalah semprotan sabun, yang juga efektif untuk mengendalikan tungau, kutu daun, lalat, kumbang, dan serangga kecil lapar lainnya.

Untuk membuat insektisida semprotan sabun, campurkan 1 1/2 sendok teh sabun cair ringan dengan 1 liter air, dan semprotkan campuran tersebut langsung pada permukaan tanaman yang terinfeksi.

Insektisida semprotan sabun bekerja dengan cara yang mirip dengan pestisida semprotan minyak, dan dapat diterapkan seperlunya (tidak dianjurkan untuk menerapkan bahan ini pada bagian yang terik di siang hari yang panas, melainkan di gunakan malam hari atau pagi hari).


4. Insektisida Minyak Nimba

Minyak yang diekstrak dari biji pohon Mimba adalah insektisida alami yang kuat, mampu mengganggu siklus hidup serangga di semua tahap (dewasa, larva, dan telur), menjadikannya sumber daya pembersih hama yang hebat bagi tukang kebun organik.

Minyak Mimba bertindak sebagai pengganggu hormon dan sebagai "antifeedant" untuk serangga yang memakan daun dan bagian tanaman lainnya.

Minyak Mimba dapat terbiodegradasi dan tidak beracun bagi hewan peliharaan, burung, ikan, dan margasatwa lainnya, dan efektif terhadap berbagai hama serangga taman, serta menjadi fungisida alami yang dapat memerangi jamur bubuk dan infeksi jamur lainnya pada tanaman.

Ini dapat ditemukan di banyak toko taman atau pasar makanan alami. Untuk menggunakan minyak nimba sebagai insektisida, baik ikuti instruksi pada botol, atau mulai dengan campuran dasar 2 sendok teh nimba minyak dan 1 sendok teh sabun cair ringan dikocok secara menyeluruh dengan 1 liter air, dan kemudian disemprotkan pada tanaman yang terkena hama.

Minyak nimba juga dapat digunakan sebagai pencegahan dengan menyemprotkan daun tanaman yang sering dirusak oleh hama, sebelum mereka benar-benar terinfestasi.


5. Tanah Diatom Sebagai Pestisida Alami

Zat alami ini dengan nama yang agak berat terbuat dari batuan sedimen yang dibuat oleh fosil ganggang (diatom), dan yang merupakan sumber daya yang cukup melimpah (bumi diatom dikatakan mencapai 26% dari kerak bumi menurut beratnya).

Tanah diatom memiliki sejumlah kegunaan di dalam dan sekitar rumah, dan bertindak sebagai insektisida alami hanyalah salah satunya. Bahan ini bekerja bukan dengan meracuni atau membekap serangga, tetapi karena sifatnya yang abrasif dan afinitasinya untuk menyerap lipid (zat berlilin) ​​dari exoskeleton serangga, yang kemudian menyebabkan mereka dehidrasi hingga mati. 

Untuk mengaplikasikannya, cukup bersihkan tanah di sekitar tanaman Anda, atau bahkan taburkan pada dedaunan, di mana ia akan membantu mengendalikan siput serta serangga merangkak lainnya. Karena sifatnya yang kering, agar menjadi pestisida alami yang efektif, tanah diatom perlu diterapkan kembali setelah setiap hujan.


6. Semprotan Insektisida Dari Lada dan Cabai 

Mirip dengan semprotan bawang putih, semprotan cabai adalah obat nyamuk alami buatan sendiri yang hebat yang dapat digunakan untuk berbagai hama berbeda. Semprotan ini dapat dibuat dari cabai segar atau bubuk lada.

Untuk membuat semprotan cabai dan bubuk lada, campur 1 sendok makan bubuk cabai dengan 1 liter air dan beberapa tetes sabun cair ringan. Campuran ini dapat digunakan pada daun tanaman yang terkena hama. Untuk membuat cabai semprot dari cabai segar, haluskan atau haluskan 1/2 cangkir paprika dengan 1 cangkir air, lalu tambahkan 1 liter air dan didihkan.

Diamkan hingga dingin, lalu saring bahan cabai, tambahkan beberapa tetes sabun cair ke dalamnya dan semprotkan sesuai keinginan. (Perhatian: Cabai pedas bisa berbahaya bagi manusia, jadi pastikan untuk mengenakan sarung tangan saat memegangnya, dan jauhkan semprotan yang membuatnya jauh dari mata, hidung, dan mulut.)


7. Daun Tomat Sebagai Insektisida Alami

Tanaman tomat mengandung alkaloid, yang secara tepat dapat mengendalikan kutu daun dan serangga lainnya. Untuk membuat semprotan daun tomat untuk insektisida alami, potong 2 cangkir daun tomat segar (yang dapat diambil dari bagian bawah tanaman) menjadi 1 liter air, dan biarkan bekerja semalaman. Saring bahan tanaman dan semprotkan ke dedaunan tanaman.


8. Citrus Sebagai Pembasmi Hama

Minyak esensial lemon dan jeruk adalah pencegah hama yang hebat. Buat semprotan pencegah hama alami dengan menggabungkan 5 tetes minyak esensial, 5 tetes sabun, dan 1 liter air. Tempatkan lemon atau kulit jeruk di lemari, di rak buku, dan tempat-tempat lain di mana hama suka mengintai. Kulit lemon juga dianggap efektif untuk mengusir ngengat di lemari.


9. Minyak Esensial Peppermint

Minyak atsiri dan daun mint kering akan membantu melawan sebagian besar hama rumah tangga, terutama semut. Campurkan 10-15 tetes minyak esensial peppermint dengan 1 gelas air dalam botol semprot. Kocok dan semprotkan di celah atau di mana pun semut terlihat.

Ini bekerja lebih baik jika Anda menambahkan beberapa tetes sabun cuci piring ke botol. Mint juga dapat membantu mengusir lalat.