Tradisi Pembersihan Unik dan Nyeleneh Menjelang Imlek

Selasa, 29 Januari 2019

Sebentar lagi kita akan merayakan Tahun Baru China atau biasa disebut Imlek. Hore! Pasti semua tempat disekitar rumah Anda sudah dipenuhi dekorasi unik berwarna merah yang kental sekali dengan nuansa Imlek.

Tahun Baru Imlek - dan lebih dikenal sebagai Festival Musim Semi (Chūnjié) di Cina - telah menjadi salah satu dari lima festival paling terkenal di dunia. Bukan hanya dirayakan di Cina.

Negara-negara Asia Timur dan Asia Tenggara lainnya seperti Korea, Jepang, Vietnam, Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, Mauritius dan Filipina juga merayakannya. Ini juga populer di Chinatowns di seluruh dunia.

Bahkan, perayaan Tahun Baru Cina berlangsung di New York, London, Vancouver, Sydney, dan kota-kota lain di luar negeri. Seperenam dari populasi dunia berpartisipasi dalam perayaan Tahun Baru China, menurut Travel China Guide.

Menurut budaya Cina, perayaan Tahun Baru Cina lahir dari rasa takut dan mitos. Legenda berbicara tentang binatang buas Nien (yang juga merupakan awal kata untuk "tahun") yang muncul pada akhir setiap tahun, menyerang dan membunuh penduduk desa.

Suara keras dan cahaya terang digunakan untuk menakuti binatang buas itu, dan akhirnya perayaan Tahun Baru Imlek pun lahir. Sekarang, perayaan Tahun Baru Imlek hari dirayakan dengan liburan seminggu di wilayah metropolitan Cina. Sama seperti Tahun Baru Masehi (1 Januari).

Tahun Baru Imlek juga identik dengan angpao yang berisi uang yang disiapkan untuk dibagikan keseluruh sanak saudara bahkan tetangga disekitar, Imlek memang menyebarkan kebahagiaan bagi siapapun yang merayakannya.

Tapi pernahkah Anda mengetahui sebenarnya tradisi pembersihan unik apa saja ya yang biasanya dilakukan sebelum Tahun Baru Imlek dirayakan? Hmm … daripada penasaran, yuk langsung simak informasinya di bawah ini!


Kapan Perayaan Tahun Baru Imlek Biasanya Berlangsung?

Festival Musim Semi dirayakan baik pada bulan Januari atau Februari karena orang Cina menggunakan kalender lunar, yang didasarkan pada pergerakan bulan. (Sebagian besar dunia Barat menggunakan kalender Gregorian, yang didasarkan pada gerakan matahari) Dalam kalender Gregorian, hari pertama festival terjadi di bulan baru antara 21 Januari dan 20 Februari. Liburan Tahun Baru Imlek 2018 dimulai pada 16 Februari.

Kalender Cina juga dibagi menjadi siklus bulan 60 tahun, dan setiap siklus selanjutnya dibagi menjadi lima siklus kecil masing-masing 12 tahun. Setiap tahun diwakili oleh seekor binatang dalam zodiak Cina: tikus, sapi, harimau, kelinci, naga, ular, kuda, domba, monyet, ayam jantan, anjing dan babi.

Ketepatan waktu Cina tradisional bergantung pada sistem seksagesimal, yang disebut 'Batang Surgawi dan Cabang Bumi’.  Pencocokan 10 batang dan 12 cabang (cabang-batang), dipasangkan dengan 12 hewan zodiak, menghasilkan total 60 kemungkinan kombinasi.

Tahun matahari 2018 adalah tahun ke-35 dari siklus 60-tahun dari kalender lunar dan disebut sebagai Tahun Anjing Wu-Xu. "

Dalam zodiak Tiongkok, anjing adalah simbol kesetiaan, tanggung jawab, keberanian, ketulusan, kekuatan, kepercayaan, tekad, ketekunan, persahabatan, kelembutan hati, keberanian dan kepahlawanan.

Meskipun terjadi di musim dingin, itu disebut Festival Musim Semi atau "awal musim semi," menandai akhir dari bagian terdingin musim dingin, ketika orang Cina secara tradisional menantikan awal musim semi.


Tradisi Unik Pada Perayaan Tahun Baru Imlek

"Guo Nian Hao" - yang berarti "Selamat Tahun Baru" - adalah ucapan Tahun Baru Cina yang umum, kata Chen. Orang Cina juga saling menyapa dengan berkah seperti 恭喜 发财 ("gōngxǐ fācái" dalam bahasa Mandarin) atau ("Kung hei fat choi" dalam bahasa Kanton), yang berarti "Semoga Tahun Baru Cina bahagia dan makmur!"

Ini adalah acara khusus bagi orang-orang untuk mengungkapkan harapan baik satu sama lain dan untuk memaafkan, meninggalkan semua dendam dan permusuhan dari tahun yang lalu.

Festival Musim Semi adalah hari libur paling penting di Tiongkok dan dirayakan dengan meriah. Pada Malam Tahun Baru Imlek, semua anggota keluarga akan melakukan berbagai cara terbaik untuk perjalanan pulang kerumah masing-masing, tidak peduli seberapa jauh mereka (bahkan di sisi lain dunia) hanya untuk menikmati pesta reuni keluarga yang dikenal sebagai nián yè fàn.

Sebelum tahun baru tiba, sudah menjadi kebiasaan bagi orang-orang Cina untuk benar-benar membersihkan rumah mereka dengan harapan hal itu dapat menyingkirkan nasib buruk dari tahun lalu. Mereka juga menghias rumah-rumah mereka dengan rapi, semuanya dengan suasana sukacita dan perayaan Imlek yang meriah dan ceria.

Mereka membersihkan rumah dengan menyapu dan mendekorasinya secara tradisional untuk hasil feng shui yang baik. Pembersihan musim semi yang dilakukan sebelum merayakan Tahun Baru Imlek biasanya merupakan pe,bersihan yang paling menyeluruh selama sepanjang tahun.

Barang yang rusak, tanaman mati, dan semua kekacauan dan kotoran harus dibuang juga dihilangkan untuk memberikan ruang bagi hal-hal yang lebih baik yang akan datang.

Ada hal unik yang mewarnai pembersihan ini. Menyapu rumah selama Tahun Baru Imlek dianggap tidak baik serta tak beruntung dan dapat membawa petaka, karena menurut budaya yang berlaku, ketika menyapu rumah Anda juga ikut menyapu keberuntungan yang baru saja masuk ke rumah Anda.

Maka dari itu seuluruh kegiatan pembersihan hanya boleh dilakukan ketika musim semi saat Tahun Baru Imlek belum dirayakan. Rumah sering dihiasi dengan tulisan - spanduk vertikal yang menampilkan dua garis puisi, lukisan indah, potongan kertas yang menampilkan desain yang rumit , gulungan dan lentera yang meriah.

Dekorasi biasanya berwarna merah cerah. Pada dasarnya, dekorasi merah untuk festival Tahun Baru Cina mirip seperti dekorasi untuk perayaan pada hari Natal. Dekorasi biasanya dipenuhi dengan warna merah karena dalam budaya Cina, warna merah dapat membawa kebahagiaan, kekayaan, dan kemakmuran dengan menangkal roh jahat dan nasib buruk.

Tradisi itu mungkin berasal dari kisah Nian. Makhluk ganas dan kejam ini memakan ternak dan anak-anak, tetapi ia takut warna merah, api dan kebisingan. Menurut Reader's Digest, orang-orang merayakan Tahun Baru Imlek dengan dekorasi merah dan kembang api untuk mengusir Nian.

Membersihkan tubuh untuk Tahun Baru Imlek sama pentingnya dengan pembersihan rumah. Karena pembersihan yang dilakukan selama Tahun Baru Imlek dianggap akan menghancurkan keberuntungan, rambut dan kuku harus dipotong terlebih dahulu sebelum Tahun Baru Imlek dirayakan.

Gimana, cukup 'nyeleneh' kan?