Ini Dia Alasan Unik Kenapa Buah Lemon Sering Digunakan untuk Produk Kebersihan!

Senin, 04 Februari 2019

Di sini siapa yang doyan makan buah jeruk? Pasti siapapun suka dengan rasanya yang asam manis dan menyegarkan. Apalagi ketika cuaca panas melanda, minum es jeruk memang salah satu kenikmatan hqq yang tidak ada duanya.

Selain dijadikan buah penutup saat makan, beberapa jenis jeruk juga bisa bermanfaat menjadi bahan pembersih di rumah lho. Salah satunya adalah lemon, tapi pernahkah Anda menyadari mengapa hal ini bisa terjadi?

Untuk menjawab segala keluh kesah tentang jeruk yang sudah lama bersemayam dikepala Anda, kali ini kami akan menjelaskan mengapa lemon bisa digunakan sebagai bahan pembersih yang ampuh. Sebelumnya kami akan menjelaskan dulu zat pada buah jeruk yang sering dijadikan pembersih yaitu limonene.


Apa itu Limonene?

Limonene adalah senyawa alami yang ditemukan terutama di kulit tanaman dan buah-buahan tertentu, termasuk lemon dan jeruk. Ini digunakan dalam produk pembersih karena dua alasan. Pertama mereka memiliki aroma lemon-orange yang menyenangkan, kedua mereka berfungsi sebagai pelarut untuk membantu membersihkan seisi rumah Anda.

Bahan ini berasal dari keluarga besar zat alami yang disebut terpene dan tidak memiliki warna serta tingkat toksisitasnya yang cukup rendah. Namun, Anda mungkin pernah mendengarnya baru-baru ini karena, ketika bereaksi dengan ozon di udara, ia mengalami perubahan yang melepaskan sejumlah kecil senyawa lain, termasuk formaldehida.

Salah satunya adalah dengan mengupas jeruk yang dapat melepaskan minyak jeruk ke udara. Karena minyak jeruk mengandung 90% limonene.


Kenapa Lemon Bisa Menjadi Pembersih yang Bagus?

Seperti yang mungkin Anda ketahui jika pernah menggigit lemon, buah-buahan ini rasanya cukup asam bahkan bisa membuat dahi Anda mengernyit seketika.

Secara kimiawi, yang diartikan lidah Anda sebagai asam adalah asam sitrat. Lemon cukup asam melebihi jus jeruk dan kopi hitam dan ini adalah kunci keefektifannya sebagai zat pembersih.

Meskipun banyak jenis sabun bersifat basa (tidak bersifat asam), namun zat asam bisa lebih berguna dalam hal pembersihan. Mereka dapat menghilangkan noda yang disebabkan oleh asam lain, atau bergabung dengan senyawa alkali untuk menciptakan reaksi kimia yang kuat.

1. Lemon Mengandung Zat Antibakteri

Anda mungkin atau mungkin belum tahu bahwa lemon adalah antibakteri yang ampuh. Keasamannya menciptakan lingkungan yang tidak bersahabat untuk banyak jenis bakteri, termasuk yang menyebabkan banyak penyakit pada manusia seperti bakteri salmonella dan E. coli.

Penting untuk dicatat, bahwa lemon tidak semua patogen atau bakteri jahat bisa dibasmi menggunakan zat lemon ini pada semua patogen atau bakteri. Beberapa diantaranya bahkan tidak hilang dan hanya membuat patogen ini tidak aktif.

2. Lemon Bisa Menghilangkan Noda

Banyak hal yang bisa saja menodai pakaian, termasuk kopi, lipstik, cat, dan keringat yang bersifat asam. Sama seperti pelarut biasa, warna yang menempel ini membutuhkan larutan berbasis air yang bersifat asam dan prinsip yang sama berlaku juga untuk permukaan yang ternoda karena makanan seperti talenan, piring, atau mangkuk.

Jus lemon juga dapat menghilangkan "noda" alkali seperti kerak, zat putih berkapur yang sering menumpuk di atas perlengkapan air atau di dalam bak cuci dan bak mandi, dan tentu saja bisa menghilangkan karat.

Pada masalah ini, keasaman jus lemon bereaksi dengan kotoran tersebut (kalsium karbonat) atau karat (oksida besi) untuk melembutkan dan melarutkan endapan.

3. Lemon Dapat Menetralisir Bau

Beberapa jenis bau tidak sedap (seperti sisa aroma dari memasak ikan atau sayuran yang membusuk di tempat sampah) yang bersifat basa dapat dihilangkan menggunakan lemon yang bisa menimbulkan keasaman yang menetralkan bau tak sedap sekalipun.

Jika aromanya berasal dari satu tempat, seperti tempat pembuangan sampah, cobalah taruh potongan lemon di sana. Jika baunya berasal dari wastafel, peras lemon lalu tumpahkan jus lemon tersebut untuk membuat wastafel Anda kembali wangi dan segar.

Kalau seluruh ruangan tercium aroma tidak enak atau berbau busuk, coba rebus kulit lemon untuk mendapatkan asam wangi untuk menghilangkan bau busuk di udara. Tips lain yang ampuh yang lain untuk mengusir bau adalah dengan mengusapkan lemon pada jari-jari Anda setelah memegang bawang putih untuk mencegah bau menyengat terus menempel.


Produk-produk Lain yang Dihasilkan dari Jeruk Lemon

Selain penggunaannya dalam produk pembersih, asam sitrat digunakan dalam berbagai industri lain, seperti perawatan pribadi, pertanian, makanan, farmasi, dan industri pelapisan listrik.

Dalam industri makanan, asam sitrat berfungsi sebagai bahan pengawet, perasa, dan pencuci sayuran. Untuk produk perawatan pribadi, digunakan untuk menambah kualitas effervescent (misalnya sabun mandi), untuk menyesuaikan pH, dan untuk melayani sebagai asam alfa hidroksi biasanya digunakan di krim anti-penuaan.

Anda juga bisa menemukan asam sitrat di sampo, pewarna rambut, tisu antibakteri, sabun cair, gel rambut, kondisioner, deodoran, tisu bayi, enamel kuku, kulit, krim, dan sebagainya.

Zat ini juga banyak digunakan dalam beberapa suplemen dan obat-obatan misalnya bubuk vitamin, sirup dan jamu. Akhirnya, industri pertanian juga ikut menggunakan dan memanfaatnya sebagai pestisida alami untuk mengolah tanaman.


Kesehatan dan Keamanan Pada Penggunaan Bahan yang Mengandung Asam Sitrat

Asam sitrat memang memiliki beberapa masalah seperti yang tercatat oleh Institut Nasional untuk Keselamatan dan Kesehatan (NIOSH) International Chemical Safety Card (ICSC).

Menghirup asam sitrat dapat menyebabkan gejala pernapasan, seperti batuk, sesak napas, dan sakit tenggorokan. Kontak dengan mata dapat menyebabkan kemerahan dan rasa sakit, dan kontak kulit dengan asam sitrat secara berlebihan dapat menyebabkan kemerahan dan iritasi.

Menelan asam sitrat langsung juga dapat menyebabkan sakit perut dan sakit tenggorokan. Karena masalah ini, NIOSH menyarankan langkah-langkah pencegahan bagi mereka yang bekerja dengan paparan asam sitrat, seperti melindungi kulit dan mata dengan pelindung khusus serta kualitas ventilasi yang baik.

Efek Lingkungan yang Dihasilkan

Asam sitrat secara alami ditemukan dalam makanan dan air dan mudah terurai di lingkungan, sehingga tidak ada efek negatif signifikan yang dihasilkan.